Beroperasi Februari 2020, Dirut KAI Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu-Garut

Beroperasi Februari 2020, Dirut KAI Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu-Garut
Editor: Malda Metro Garut —Jumat, 31 Januari 2020 15:27 WIB

terasjabar.id - Jalur KA Cibatu-Garut merupakan jalur non aktif sepanjang 19,5 km yang terakhir kali dioperasikan pada tahun 1983. Melihat potensi yang ada, KAI mulai melakukan proses reaktivasi jalur tersebut sejak 2018. Tiga stasiun yang akan di reaktivasi pada rute Cibatu-Garut ialah Stasiun Pasirjengkol, Stasiun Wanaraja, dan Stasiun Garut.

Pada 18 Januari 2019, Presiden RI, Joko Widodo sempat mengunjungi Stasiun Cibatu untuk mengetahui proses reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut. Saat itu KAI masih melakukan pembebasan lahan dan pembayaran biaya bongkar kepada warga. Tepat satu tahun kemudian, pada Januari 2020, rel dari Cibatu menuju Garut sudah tersambung.

Guna memastikan kesiapan dari seluruh prasarana mulai dari jalur rel, persinyalan, dan stasiun yang ditargetkan beroperasi bulan Febuari 2020, Direktur utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro kembali melakukan pengecekan jalur reaktivasi Cibatu-Garut.

"Saat ini progres reaktivasi sudah hampir selesai, dimana rel telah tersambung dari Stasiun Cibatu hingga ke Stasiun Garut. Perbaikan stasiun juga sudah hampir selesai seluruhnya. Tinggal sedikit yang perlu kami selesaikan,sehingga kami optimis jalur ini dapat segera dioperasikan,” ujar Edi Sukmoro saat peninjauan Stasiun Garut di Jl. Bank, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jum’at (31/01/2020).

Edi menambahkan, kehadiran transportasi kereta api di Garut dapat meningkatkan konektivitas, membuka potensi wisata baru, dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Garut dan sekitarnya.

"Nantinya para wistawan dapat lebih mudah mengakses wilayah Garut, dimana sebelnya hanya dilayani oleh jalur darat yang kerap mengalami kemacetan. Dibanding dengan moda transportasi lain, kereta api memiliki keunggulan dalam hal keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan," jelasnya.

KAI juga merasa bangga atas antusiasme dan dukungan masyarakat selama proses reaktivasi jalur tersebut. Edi mengharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar KAI bisa segera mengoperasikan kereta api menuju Stasiun Garut yang sebentar lagi akan selesai.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Presiden RI, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, Gubernur Jawa Barat, Bupati Garut, masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung proses reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Pesan saya kepada masyarakat, jika nanti sudah dioperasikan mari kita jaga bersama-sama fasilitas publik ini," pungkas Edi Sukmoro. (Jajang Sukmana)***

Beroperasi Februari 2020 Dirut KAI Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu-Garut


Loading...